MY LOVE itulah bahasa kulonan mengatakan, namun hakekat cinta yang sesungguhnya, belum terjamah oleh filosofi kita, karena masih berkutat formula duniawiyah, sehingga manakalah manisnya duniawiyyah hilang maka cintapun hilang jua, ibarat orang yang baru kenal dan memandang dengan amboynya sehingga terlena sampai terbawa dalam tidur, namun setelah bangun dari tidur cintapun hilang jua. Apakah itu yang dinamakan cinta sejati, seperti Cinta Yulaikhoh kepada Nabi Yusuf as.namun sebelum terjadinya perkawinan yang syah, Yulaikho sangat ngebet banget cinta sama Nabi Yusuf, namun setelah terjadinya perkawinan yang syah Nabi Yusuf dengan Yulaikhoh, maka Yulaikho berpaling karena lebih cinta kepada Alloh dari pada ke kepada Nabi Yusuf.

2

Rosul bersabda “kebenaran cinta berada pada tiga       hal : Memilih ucapan kekasih ketimbang ucapan  orang lain, memilih duduk bersama kekasih ketimbang bersama orang lain dan memilih kerelaan kekasih ketimbang kerelaan orang lain” dan Yahya bin Mu’adz berkata “ Sekecil apapun cintaku kepada Alloh, itu lebih aku sukai daripada beribadah selama tujuh puluh tahun

Dalam priode kehidupan kita apa seperti itu ? masih pelu kita pertanyakan kepada diri sendiri ! marilah kita buat kesepaktan pada diri kita masing-masing, masih adakah cinta diantara kita sesama, dengan jalan menjalin hubungan yang harmonis dengan kata-kata yang mengenakkan telingah dan melapangkan dadah ? seyum dan sapaan yang mesrah selalu kita ucapkan dengan nada yang harmonis dan wajah yang semeringa, seperti yang terlihat pada gambar ! itulah potret kita bahwa keharmonisan yang kita bangun dalam suatu organisasi harus

cintadiciptakan basyiron ucapan-ucapan yang menyenangkan guna mengiring warga SMK Negeri 1 Pasuruan hidup dalam kedamaian, kenyamanan dan ketentraman serta terjalinnya keharmonisan komunikasi, namun sebaliknya jika tidak mempan maka Nadhiron yang harus dijalankan/diperintah dengan kekerasan tapi harus berorentasi kepada pendidikan untuk bisa menjalin kebersamaan itu, jika cinta sesama ini terjalin dengan mesrah Kami berkeyakinan bahwa Bardhatun Toyyibatun/tempat yang mulia akan perpihak kepada Warga SMK Negeri 1 Pasuruan. Alloh akan selalu menurunkan Rokhmat dan Keberkahan Hidup diantara semua warganya, tapi dengan syarat tidak adanya Kedholiman dan Kekhufuran ni’mat Alloh yang telah diberikan pada kita semua, sebab Alloh sudah mencantumkan dengan JELAS bahwa siapa yang bersyukur akan nikmatku maka akan aku tambah dan apabila akmu kufur atas nikmat yang kuberikan kepadamu, maka SIKSAku lebih pedih artinya kegelisaan dan kesangsaraan selalu ditimpahkan kepadanya. Dan barang siapa yang mingo kepadaKu niscaya aku akan beri kerupekan hidup dan barang siapa yang waktu dihabiskan untuk Ku, maka tanganmu akan aku beri keberkahan.

Semogalah kita selalu dalam ridhoNya dalam melaksanakan tugas di lembaga ini.