Manusia dalam pola kehidupannya diberi akal dan perasaan jika dua tidak jalan dengan baik terjadi ketimpangan jangan HERAN dinegeri kita setiap detik dan tayangan TV selalu ada TAWUR, Berkelahi, Tukaran, Benceng ceweng sebagai manusia yang beradap dan tertulis pula dalam Mukadimah UUD 45 dan Pancasila sebagai manusia yang BERAADAP artinya mereka menjujung tinggi Martabat Manusia di atas segalagalanya. tapi dalam POLA HIDUP sekarang apa yang terlihat berbalik 190% artinya kita mundur dalam POLA Berfikir POLA bertingkahlaku. guna membereskan keruwetan di atas tidak lain kita harus USWAH _Nyontoh ROSUL MUHAMMAD SAW Rosul mengajarkann pada kita jangan CINTA dan SAYANG pada Manusia tapi pada BINATANGpun Rosul memberikan Contoh. pada suatu ketika ada SARANG LEBAH di suatu tempata di bakar oelh tangan JAHIL, sehingga banyak lebah yang tidak sempat lari mati hangus, maka dengan gusar bertanya Siapa yang membakarnya ? beberapa orang ditempat itu, menjawab kami yang membakarnya, yaa ROSUL, tidak bolah dan tak dibenarkan menyiksa dengan api, kecuali    ALLOH, yang menjadikan api itu (R. Abu Dawud)

bwgitulah cinta Rosulullah kepada Binatang apalagi kepada sesama manusia lebih lebih kepada umatnya.  sayang sekali jiwa kasih sayang ini sudah mulai luntur dikalangan umat islam (lebih khusus di Indonesia yang tercinta) satu sama lain bertengkar andai boleh aku jadi Pemimpin Kesalahan demi kesalahan yang masa lalu hendaknya di kubur mari kita benai diri untuk mencapai hal hal yang lebih bermanfaat dan bermakna demi kelangsungan hidup manusia di sekitar kit.

Ingat alam mulai murkah itu bertanda alam sudah tidak sayang kepada manusia disebabkan manusia itu sendiri kehilangan CINTA FITRI kepada alam dan lingkungan sekitar. sebenar dalam hidup yang hendak kita cari adalah rasa damai, tentram dan aman, kita saling sayang, asuh dan kasih baik sesama manusia dalam segala jenis, yang dewasa menyayangi yang kecil dan yang kaya mendambah orang miskin dan pejabatan sebagai koordinator orang rakyat (pelayan) rakyat bukan sebaliknya. Ingat Sabda Rosul ” Pandanglah manusia dengan pandangan rokhmat (sayang) maka Alloh akan memandangmu dalam pandangan Maghfiroh.  jika benar benar konsep ini dijalankan dengan baik nsicaya kemakmuran dan kedamaian akan terwujud jika tidak jangan punya mimpi Indonesia akan bisa meraih kemakmuran dan kedamaian.

marilah mulia sejak ini kita tanamkan CINTA FITRI diantara kita, pejabat cinta rakyat, Milyuner cinta pada para fakir dan muskin, yang dewasa Cinta akan anak-anak dan yang tua menyayangi yang mudah dan sebaliknya.