INNALILLAHI WAINNAHI ROJIUN  kurun waktu oktober Negeri ditimpah musibah Awal oktober Wasior disapu longsor belum kering air mata Pulau Mentawai Dikubur Stunami belum baju kering baju yang aku pakai Jakarta Ditenggelamkan Banjir  belum habis air mataku Gunung Merapi Mutahkan Wedus Gembelnya semua sebagai intrukpeksi bagi Pemimpin Bangsa, Penguasa Daerah dan Wakil wakil Rakyat yang duduk disinggasana ? itu semua  AZAB ALLOH atau COBAAN bagi kita marilah kita berkaca dengan KACAMATA DIEN artinya harus memahami agama dengan sungguh-sungguh apakah diantara kita ada yang SOMBONG sebab Alloh berfirman “Bahwasanya Alloh tidak senang orang sombong” mungkin diantara ada yang sombong sehingga Alloh menurunkan Musibah, sebab Rosul bersabda ” tiga golongan yang sangat dibenci Alloh  1) Tua bangka yang fasik 2) Hartawan yang kikir dan 3) Kere (jembel miskin) yang sombong

dari sabda Rosul itulah mari kita bisa mengambil ibbaroh 1) tua bangka yang fasik banyak kita temui dikalangan masyarakat masih banyak orang sudah tua masih saja bermaksiat dan berbuat dosa   2) Hartawan yg kikir boleh jadi orang-orang kaya disekeliling kita yang kikir, hingga kita kena getahnya juga  3) miskin yang sombong  mereka mengambil semboyan sombong dulu yang penting happy jangan heran bila negeri yg kita cintai tiap hari, tiap bulan dan tiap tahun berguguran putra putri bangsa yang tidak tahu apa apa ditelan dahsyat MUSIBAH

dari hal diatas marilah wahai PEMUDA jadikanlah barumeter bahwa kita harus berbuat lebih baik untuk kemajuan negeri kita tercinta tiga pilar yang harus ditumbuhkembangkan kepada generasi muda  1) SIKAP TAAT /PATUH  kepada orang tua, kepada guru dan kepada pemimpin bangsa  2) KEMAUAN UNTUK BERSATU artinya marilah kita selesaikan dengan akal sehat segala perbedaan yang ada (jangan sebaliknya)  3) MENDALAMI SYARIAT artinya menjalankan syariat dengan sungguh-sungguh melakukan amar ma’ruf dan Nahi mungkir/ mencegah kemungkuran yang ada disekitar kita dengan kekuasaan jika memilikinya bila tidak punya cegalah dengan lisanmu jika tidak bisa cukup dengan do’a

jika tiga pilar dijalankan dengan baik dan sempurna, niscaya kelangsungan hidup berbangsa dan bermasyarakat akan mencapai KEMAKMURAN dan KEDAMAIAN, tapi jika tidak  tungguh saatnya ALLOH akan menurunkan peringatan yang lebih dahsyat dari yang sudah sudah.

BERSABAR dan bersabar senjata utama bagi kita semua atas segala yang menimpah saudara kita semoga Alloh mengganti yang lebih baik.  ZHIKIR dan DO”A adalah penyangga turunnya Balak/MUSIBAH  dan ISTIGHFAR lampu menerang untuk menjauhkan segala musibah dan yang terakhir adalah SYUKUR atas nikmat nikmat Alloh yang senantiasa kita nikmati.