Tahun baru masehi yang tiap tahun kita temui banyak orang yang menyikapi BERLEBIHAN dengan menyalakan Kembang Api, Menginap di Hotel, seakan-akan kemenangan yang mereka DAPATKAN , jika kita MERENUNG lebih dalam seperti

1) Menyulut KEMBANG API berapa rupiah yang kamu bakar dengan cuma-cuma bagaimana jika di sedekahkan kepada Fakir Miskin dan menyantuni anak Yatim berapa juta pahala yang kamu dapati disisi Alloh

2) Menginap di Hotel apakah rumah yang kita miliki kurang luas, apakah rumah yang kita miliki kurang nyaman, padahal rusul mengajarkan Rumahku adalah Syurgaku. apakah dirumah kita sudah jadi neraka kok maunya pindah ke Hotel/Losmen, Ingat Rumah yang kita bangun dengan harta yang halal pasti di dalamnya rumah itu kita temui Bekas Sujud, yang kelak akan kita dapatkan disisi Illahi

3) Rekreasi/BANGUN MALAM untuk menyambut pergantian tahun ? apakah kita kita tidak tahu bahwa tiap-tiap bergantian tahun, bulan dan hari adalah semakin DEKAT dengan  KEMATIAN dan kehancuran. bagaiamana jika Kita Rubah menyambut pergantian tahun dengan SHOLAT Tahajjut dan baca Tasbih dan tasmit untuk takarrub kepada Alloh menyesali atas dosa dan khilaf yang sering kita perbuat. Bangun malam untuk Bermuajjah kepadaNya agar kita diberi keselatan, kedamaian dan ketentraman hati ? Alangkah INDAHnya hidup ini. jika Eforia kita ganti dengan Baca Al Qur’an dan Baca Tasbih dan Takhmid Alangkah SUKSESnya hidup kita, bagaiaman Jika setiap Mushollah dan Masjid pada MALAM itu diisi dengan, Ulama, Keyai, Pemuda, Pejabat, dan Warga Masyarakat untuk berduyun-duyun memangkul Sajadah dan sujud BERSAMA alangkah NIKMAT nya masyarakat seperti itulah pasti MASYARAKAT MADANI lebih bermakna ? Mari jika semua orang orang di atas tidak bisa melakukan Kita sendirilah Melakukan dengan Seisi KELUARGA pasti KELUARGA SAKINA , MAWADDAH, WAROKHMAH kita genggam kesuksesan.

4) Meniup TROMPET berapa nafas yang saudara keluarkan untuk bisa meniup bunyi trompet dan berapa rupiah uang yang dikeluarkan untuk membeli trompet ? Ingat Uang yang sdr jajankan untuk membeli trompet kelak akan ditanyakan oleh Alloh dari mana uang itu diperoleh dan untuk apa uang itu kamu belanjakan ? belum lagi meniup trompetnya. Alangkah naifnya jika kita berfikir yang logis dan realitis ? jika nafas pinjaman dari Alloh dan dikembalikan untuk Alloh pula dan Nafas yang kita terima alangkah Indahnya jika tiupan trompet kita GANTI dengan Tiupan Baca Al Qur’an dan Hadist Rosul jika kita buat baca Kitab-Kitab Orang Sholikhin Baca Manakib, Burdah dan Isighfar alangkah NIKMAT hidup ini jika kita berbuat sedemikian.

JANGANLAH MENIRU niru kehidupan orang Kafir dan orang Fasiq memang mereka di luluh oleh Alloh dengan kesenangan dunia yang fanah, memang mereka di beri harta, tahta dan wanita, tapi orang muslim sejati tidak akan terpengaruh. lebih baik kita TIDUR nyenyak dan tidak menghabiskan Harta dan tenaga

SEMOGA KITA BISA MERENUNG LEBIH DALAM DAN BERMAKNA